Apa itu SEO? (Pengertian, penjelasannya dan penerapannya)

Search Engine Optimization yang biasa disingkat SEO, dalam bahasa Indonesia berarti Pengoptimalan mesin pencari.

Apa itu SEO?

Seo adalah sebuah proses sistematis sebuah blog yang bertujuan untuk menjadikan sebuah blog menjadi berkualitas di mesin pencari dengan memanfaatkan algoritma / mekanisme mesin pencari tersebut. Maksud tujuan utamanya adalah untuk menjadikan blog untuk berada di peringkat yang lebih baik, menurut kata kunci / keyword tertentu yang di targetkan.

Mesin pencari tidak memilih blog yang ditampilkannya dengan cara acak, akan tetapi berdasarkan relevan dan kualitas dari blog tersebut. Maka dengan itu blog yang menduduki peringkat teratas akan mendapatkan pengunjung yang lebih banyak.

PengalamanSaya pertama kali belajar SEO saya berpikir bahwa itu sulit bahkan tidak terlalu penting, akhirnya saya tidak menerapkan seo pada blog saya. Akan terapi setelah lama kelamaan saya menerapkan seo sedikit demi sedikit di blog saya, dan ternyata efeknya sangat berpengaruh besar terhadap blog saya.

Artinya website tidak akan sukses (mendapatkan banyak pengunjung) tanpa adanya seo dalam website tersebut. Maka dengan itu seo sangatlah penting bagi sebuah blog yang ingin meningkatkan trafik pengunjung. Sehingga teknik seo ini harus bisa dipelajari dan dikuasai oleh pemilik website yang ingin blognya menjadi populer.

Cara Menerapkan SEO

Seo terdiri dari ratusan faktor dan dibedakan ke dalam dua jenis teknik yaitu teknik seo on-page dan teknik seo off-page. Kita akan belajar menerapkan teknik seo yang dasar pada blog.

Seo On-page

Teknik seo ini dilakukan didalam sebuah website. Jadi teknik ini dilakukan / tergantung pada kita sendiri. Maksudnya yang melakukan tehnik ini adalah kita sediri dengan melakukan beberapa proses dengan cara efektif. Akan tetapi saya akan menjelaskannya sedikit.

Beberapa seo on-page terdiri dari:

  1. Judul (Title)
  2. Meta Keyword
  3. Konten
  4. URL
  5. Meta description
  6. Media gambar
  7. Outbound link
  8. Internal link
  9. Social sharing
  10. Kecepatan website

1. Judul (Title): Judul yang menargetkan artikel yang akan dipilih oleh orang yang mencari (judul sesuai dengan apa yang di cari oleh sang pencari) atau judul yang membuat orang lain ingin tahu dan ingin membacanya. Sehingga terlihat menarik untuk dikunjungi dan dapat mengundang klik.

2. Meta Keyword: Maksudnya sebuah kalimat kata kunci utama pada sebuah postingan yang telah di ringkas. Keyword ini banyak diterapkan oleh blogger yang kalimat dari keywordnya sama dengan judul postingan.

Update: Tapi kata dari para pakar seo bahwa mesin pencari mengabaikan keyword. Untuk mesin pencari lain seperti bing saya masih belum tahu.

3. Konten: Sajikanlah konten artikel yang menarik dan mempunyai struktur yang baik. Membuat struktur yang baik dengan meletakkan kode heading.

  • h1 (judul postingan).
  • h2 (heading).
  • h3 (subheading).
  • h4 (minor heading).

4. Url yang singkat: dan mengandung kata kunci utama postingan atau blog juga akan mempengaruhi peringkat suatu website. Meskipun tidak terlalu berpengaruh besar, yang untuk pengaruhnya sangatlah kecil. Dan walaupun kecil boleh juga untuk diterapkan.

5. Meta description: Penjelasan singkat blog / postingan, yang isinya tentang apa yang akan dijelaskan pada artikel yang di posting tersebut. Dan para pakar seo menyarankan untuk menggunakan deskripsi. Jadi meta deskripsi juga sangat penting untuk seo.

6. Media gambar: Berilah gambar pada konten agar tidak membosankan. Setidaknya satu atau dua. Kalau banyak-banyak dirasa juga membosankan. Dengan adanya gambar yang terdapat pada konten jangan lupa untuk seonya yaitu memberikan alt dan title pada sebuah gambar.

7. Outbound link: Sebuah link dalam blog yang menuju ke website lain sebagai acuan bahwa artikel blog yang di tulis termasuk artikel yang terprcaya. Sehingga mesin pencari tidak meragukan isi dari konten yang di tulis. Tentunya ini disarankan bagi blog baru dan belum dikenal oleh mesin pencari. Cara yang tepat memilih outbound link yang baik dan tepat adalah dari blog-blog yang juga terpercaya dan sudah berumur (konten yang sudah lama). Outbound link juga disebut dengan backlink.

8. Internal link: Memasang link artikel pos lain dari blog kita. Dengan memasang winget artikel populer, artikel terbaru, artikel terkait dan lainnya, maka pengunjung bisa melihat artikel yang lain, dengan itu pengunjung akan selalu berada di blog kita. dikarenakan mesin pencari menilai blog dari aktivitas pengunjung. Jika pengunjung melakukan klik artikel lain blog kita, maka mesin pencari menilai baik untuk blog itu, karena kontennya yang menarik.

9. Social Sharing: Blog memiliki tombol share. Jika artikel kita terlihat menarik bagi pengunjung, maka pengunjung bisa share artikeel ke sosial media. Sehingga bisa menambah pengunjung dari blog kita. Mesin pencari juga akan menilai jika pengunjung melakukan sharing yang artinya bahwa konten itu di sukai pengunjung.

10. Kecepatan Website: Blog yang cepat di akses adalah blog yang disukai juga oleh mesin pencari. Dan juga para pengunjung blog karena mereka tidak suka dengan menunggu lama. Ini biasanya terdapat hosting js dan css yang terlalu banyak bahkan yang tidak perlu di pasang. Dengan akses yang lama pengunjung bisa saja keluar dari blog.

Seo Off-page

Teknik seo ini terdapat diluar sebuah website. Jika hanya mengandalkan teknik seo on-page maka tidak cukup menambah peringkat di mesin pencari. Sehingga seo off-page ini juga perlu diterapkan. Sedikitnya memberikan penjelasan.

Beberapa seo off-page terdiri dari:

  1. Kualitas backlink.
  2. Anchor text.
  3. Jumlah backlink.
  4. Keragaman backlink.
  5. Reputasi sosial.
  6. Faktor personal pengguna.

1. Kualitas backlink: Memasukkan link ke dalam konten. Backlink itu adalah outbound link. Lebih lengkapnya tentang backlink bisa baca Backlink Dofollow dan Nofollow.

Contoh: Ketika menulis artikel maka akan menyebutkan kata-kata atau kalimat yang diluar isi konten, maka bisa masukkan link artikel lain (blog sendiri).

Dan inilah yang menentukan backlink yang berkualitas:

  • Reputasi website.
  • Keaktifan website.
  • Kesamaan topik.
  • Penempatan backlink dalam website.
  • Dofollow & nofollow.
  • Kesamaan bahasa.

2. Anchor text: Sebuah nama atau kalimat yang terdapat link dalam konten, jadi ini seperti backlink. Jika bingung, maksudnya yaitu sebuah kalimat / kata dalam konten yang bila di klik akan menuju ke halaman lain, maka kalimat atau kata tersebut adalah yang dinamakan anchor text.

3. Jumlah backlink: Jika backlink yang di dapatkan semakin banyak maka itu akan lebih baik. Dan tentunya jenis backlink itu berkualitas bagus.

4. Keragaman backlink: Jika hanya memasang satu jenis backlink maka konten tidak akan optimal. Maka dari itu perlu memasang beberapa backlink yang berasal dari beraneka ragam situs.

5. Reputasi sosial: Kini mesin pencari sudah semakin canggih. Salah satunya dapat melakukan crawl komentar. Dan dapat membedakan mana komentar yang relevan dan yang tidak relevan. Jika terdapat komentar di blog yang tidak cocok dengan kata kunci utama keyword atau orang yang menyebarkan blog mereka dengan link aktif, sebaiknya tandailah sebagai spam.

6. Faktor personal pengguna: Google sekarang menerapkan personalized search yaitu mesin pencari bisa menampilkan results berbeda untuk setiap hasil pencarian dengan akun yang berbeda. Dan dengan keyword yang sama. saran saya tambahkan tombol follow google plus pada blog.

Kesimpulan - Sebenarnya masih ada banyak teknik seo yang sampai ratusan. Blog dengan seo yang baik akan mendapatkan trafik yang lebih banyak dan tentunya organik / asli dari mesin pencari. Sebagian artikel ini saya ambil dari panduanim.com.

Artikel Menarik Lainnya

Komentar
Disqus