Cara Mematikan Antivirus Windows 10 secara Permanen atau Sementara

Di setiap windows 10 ditanamkan antivirus bawaan yaitu Windows Defender, antivirus di gratiskan bagi pengguna windows 10, dan akan selalu mendapatkan update terbaru dari windows update. Antivirus ini berjalan secara otomatis, tapi mungkin ada alasan untuk mematikan antivirus ini, biasanya untuk menjalakan aplikasi tertentu.

Pembaruan Windows 10 Version 1809 atau October 2018 Update. Windows Defender Security Center telah berganti nama menjadi Windows Security, jadi lebih pendek.

Meski berjalan secara gratis, ini bisa nonaktif sendiri secara otomatis saat pengguna menginstall software antivirus pihak ketiga. Bukan berarti semuanya, jika antivirus tersebut bersifat tambahan atau anti-malware, seperti semacam smadav dan malwarebyte. Maka windows defender akan tetap masih akan aktif.

Dalam panduan ini, ada tiga pilihan cara mematikan Windows Defender Windows 10.

  1. Menggunakan Group Policy - Permanen
  2. Menggunakan Registry - Mudah Cepat & Permanen
  3. Menggunakan Setting Windows Defender Security - Sementara

Menonaktifkan Windows Defender Menggunakan Group Policy

Pada windows 10 Pro bisa menggunakan Group Policy, untuk versi Home tidak ada. Cara ini dapat menonaktifkan secara permanen.

  1. Buka Run dengan menekan Win + R, lalu ketikkan gpedit.msc dan klik OK.
  2. Pada bilah kiri jelajahi Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Defender Antivirus.
  3. .

  4. Sekarang pada bilah kanan buka (kilik 2x) Turn off Windows Defender Antivirus. Pilih Enabled dan klik OK, untuk mematikan antivirus. Mungkin ini sudah cujup tapi bisa juga dilengkapi dengan cara selanjutnya.
  5. Pada bilah kiri lanjutkan ke Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Defender Antivirus > Real-time Protection.
  6. Selanjutnya buka Turn on behavior monitoring. Pilih Disabled dan klik OK, supaya tidak melakukan aktivitas monitoring.
  7. Selanjutnya buka Monitor file and program activity on your computer. Pilih Disabled dan klik OK, supaya tidak memonitoring aktivitas file dan program.
  8. Terakhir buka Turn on process scanning whenever real-time protection is enabled. Pilih Disabled dan klik OK, supaya tidak melakukan proses scanning.

Sekarang Group Policy bisa di tutup. windows defender mulai tidak aktif setelah restart windows. Untuk mengembalikan seperti semula/menghidupkan lagi, silahkan kembalikan semua yang telah disetting tadi ke Not Configured.

Cara Menonaktifkan Windows Defender Menggunakan Registry

Seharusnya bisa dengan panjang seperti di atas. Tapi cara ini saya buat sangat mudah untuk menonaktifkan Windows Defender secara permanen. Alternatif untuk cara menggunakan Group Policy di atas.

Download file On/Off Windows Defender permanen dan Extract filenya. Di dalamnya ada 2 file buka Disable Windows Defender untuk menonaktifkan. Dan Enable Windows Defender untuk mengaktaktifkan. Membukanya tinggal dobel klik pilih Yes > Yes dan OK.

Sama seperti cara pertama Windows Defenderakan dimatikan secara permanen setelah restart windows.

Menonaktifkan pada Setting Windows Defender Security

Cara ini untuk yang hanya mematikannya secara sementara saja. tidak permanen seperti kedua cara di atas.

  1. Pertama buka Windows Defender Security Center. * yang baru bernama Windows Security. Bisa melalui tray icon atau mengetiknya sendiri pada pencarian.
  2. Pilih menu Virus & threat protection. Dan pilih lagi Virus & threat protection settings.
  3. Pada Real-time protection dalam kondisi on, klik untuk mengkondisikan off. Lalu akan ada peringatan, klik Yes dan menjadi seperti ini.

Sekarang windows defender sudah dimatikan sementara. Jika tidak di aktifkan kembali secara otomatis akan aktif sendiri setelah booting windows atau restart.

Itulah Cara Disable Windows Defender. Saya tidak bertanggung jawab jika terjadi apa-apa, tapi setidaknya 99% aman. Jika ada masalah bisa bertanya.

Artikel Menarik Lainnya

Komentar
Disqus