Cara Merawat SSD Drive Supaya Awet dan Performa Terjaga

Solid-State Drive atau SSD berbeda dengan hardisk, dari SSD menggunakan penyimpanan flash, sedangkan hardisk menggunakan mekanismenya piringan yang berputar.

Dari perbedaan itu, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan pada SSD, karena bisa berakibat menurunnya daya tahan penyimpanan tersebut. Dan beberapa hal ini juga sangat penting untuk kesehatan Solid-state drive.

Hal Yang Tidak Harus Dilakukan Pada SSD

Jangan Melakukan Defrag

Sektor penyimpanan pada SSD memiliki jumlah write/penulisan yang terbatas. Dan dengan defragment akan menjadikan penulisan lebih banyak, ketika menata dan memindahkan file.

Terlebih lagi, dengan melakukan Defrag SSD tidak akan meningkatkan kecepatannya. Kenapa, karena kepala drive pada hardisk bergerak diatas piring magnetik untuk membaca data. Jika sebuah file tersebar, kepala akan begerak membaca semua potongan kecil (yang tersebar) dari file tersebut.

Sedangkan pada SSD, tidak ada pergerakan mekanis, drive bisa membaca dari sektor apapun. SSD sebenarnya dirancang untuk menyebarkan file secara merata, yang membantu menyebarkan efek keausan.

Pertimbangkan Ketika Menghapus File

Pada sistem operasi Windows 7 dan Max OS X 10.6.8 ke-atas sudah mendukung TRIM. Apa fungsinya? Pada OS yang mendukung TRIM ketika menghapus file, sistem akan mengkonfirmasi ke SSD dengan perintah TRIM. Dan hasilnya file akan dihapus dari sektornya dan tidak dapat dipulihkan.

Untuk OS lama tidak mendukung TRIM, jadi ketika melakukan penghapusan file, sistem tidak mengirim perintah TRIM. Sehingga file akan tetap berada pada sektor tersebut. Saat sistem melakukan writing/penulisan pada sektor yang terdapat isinya (file yang belum dihapus), sektor harus dihapus terlebih dahulu lalu baru ditulis. Hal ini membuat proses writing lebih lama, dan akan memperlambat Drive.

Jadi intinya OS harus mendukung TRIM dan jangan menonaktifkan TRIM pada sistem.

Jangan Memenuhi SSD

Ketika SSD sudah terisi sebagian kecepatan drive bisa melambat, direkomendasikan untuk tidak menggunakan SSD melebihi 75% (batas idealnya). Tujuannya untuk menjaga antara konsistensi dan kapasitas kinerja. Jika lebih dari itu, SSD bisa menjadi lambat.

Kurangi Proses Writing

Jangan sering memindah-mindahkan file, dan usahakan untuk meminimalkan perintah penulisan pada drive. Ini juga seperti yang dijelaskan di atas (tidak melakukan defrag). Tujuannya untuk memperpanjang usia SSD.

Jika memiliki aplikasi yang bekerja menulis file sementara terus-menerus, maka bisa mengarahkannya ke darddiks lain (jika memiliki harddisk).

Tidak Cocok Untuk Menaruh File Besar

Yang cukup jelas, Solid-state drive memiliki harga yang mahal dengan kapasitas SSD yang sedikit (per-Gigabyte dari pada harddisk). Walau mahal pasti tetap memiliki keunggulan, konsumsi daya rendah, tidak ada suara bising, dan lebih cepat.

Jadi jika menyimpan file media sebaiknya jangan pada SSD, karena tidak memerlukan performanya dan harganya yang mahal.

Itulah beberapa hal yang tidak perlu dilakukan pada Solid-state drive (SSD). yang mungkin perlu diketahui bagi yang menggunakan SSD atau bagi yang ingin membeli Drive baru.

Artikel Menarik Lainnya

Komentar
Disqus